BANK GUARANTEE FOR BUSINESS: ANSWERING PROJECT OWNER CONCERN ON BANK GUARANTEE CLAIM

December 5, 2018
DIREKTORI SPECIAL PROGRAM
BANK GUARANTEE FOR BUSINESS: ANSWERING PROJECT OWNER CONCERN ON BANK GUARANTEE CLAIM

SEKILAS

Dalam praktik bisnis di Indonesia, kegunaan utama Bank Garansi adalah dalam industri konstruksi yang pada umumnya diterbitkan atas permintaan pihak kontraktor untuk kepentingan pemilik proyek, dan dalam industri consumer goods yaitu diterbitkan atas permintaan pihak distributor / agen untuk kepentingan principal (produsen) dari consumer goods. Kegunaan Bank Garansi lainnya yang cukup lazim walaupun volume tidak sebesar dalam kedua industri terdahulu adalah Bank Garansi untuk penundaan pembayaran terkait Bea dan Cukai atau biasa disebut Custom Bond.

Industri konstruksi yang saat ini sedang berkembang pesat utamanya adalah infrastruktur yang mayoritas atas prakarsa pemerintah. Bila keseluruhan rencana proyek infrastruktur direalisasikan, maka paling tidak memerlukan investasi Rp 5,452 triliun (Sumber: Bappenas,2014). Dengan rata-rata nilai Bank Garansi Bid Bond sebesar 5%, Performance Bond sebesar 10%, Advance Payment Bond sebesar 10%, Retention Bond sebesar 10% maka paling tidak terdapat kebutuhan penerbitan Bank Garansi sebesar Rp 1,908.2 triliun, yang merupakan nilai sangat besar untuk diperebutkan perbankan yang ada. Sedangkan dalam industri consumer goods, merujuk pada kebutuhan hidup minimum untuk pangan dan non-pangan per penduduk per bulan sebesar Rp 166,697 (sumber: BPS, 2007), dengan jumlah penduduk Indonesia mendekati 270 juta jiwa, dengan perhitungan yang sangat minimum terdapat kebutuhan hidup yang harus dipenuhi Rp 540 triliun per tahun, yang sebagian besar terkait dengan consumer goods.

Di luar prospek yang sangat menjanjikan tersebut, dalam praktiknya banyak kendala dialami dalam penerbitan Bank Garansi karena keinginan pemilik proyek untuk menerima Bank Garansi yang bersifat independen dan primary obligation sehingga dengan mudah dapat dicairkan, sedangkan Bank Garansi yang diatur dalam KUH Perdata sifat dependen dan acessoir.

Dalam training 1 (satu) hari ini akan dibahas secara teori menurut peraturan yang berlaku dan alternatif solusi untuk menjembatani keinginan pemilik proyek mendapatkan Bank Garansi yang dengan mudah bisa dicairkan.

MANFAAT

  • Memberikan landasan teori Bank Garansi Domestik; Standby Letter of Credit; dan Demand
    Guarantee sesuai dengan ketentuan terkait masing-masing instrumen
  • Memberikan gambaran praktik penerbitan Bank Garansi untuk memenuhi keinginan para pemilik proyek.

 

PESERTA                                                CAKUPAN PEMBELAJARAN

  • Relationship Manager/ Account Officer 
  • Bank Garansi Domestik berdasarkan KUH Perdata SKDIR / SE BI tahun 1991
  • Risk Management Officer 
  • Standby Letter of Credit berdasarkan UCP600 dan ISP 98
  • Legal Officer
  • Demand Guarantee berdasarkan URDG758
  • Pegawai / staf yunior s/d senior yang bertanggung jawab dengan bank garansi
  • Studi Komparasi Berbagai contoh Teks Bank Garansi
Tanggal Pelaksanaan
13 Februari 2019
(1 day)Tempat Pelaksanaan
Jakarta

Level
Mastering

Pembiayaan
Investasi Rp. 3.000.000,-
Termasuk:
– Meeting package – Distance mentoring
– Try out – Training Kit
– Hard copy materi – Sertifikat

Share This
X